Peserta Jamcab Nunukan, mengikuti kegiatan pukul bantal.


Nunukan
- Rasa aman bagi para peserta Jambore Cabang (Jamcab) Nunukan ke-III tahun 2010 harus selalu terjamin. Karena itu, panitia mengerahkan belasan aparat keamanan untuk selalu menjaga keamanan maupun ketertiban di dalam perkemahan.

"Keamanan selalu kita perhatikan. Karena kita khawatir ada gangguan keamanan dari luar. Karena di sini banyak orang, ada keluarga yang ingin jenguk. Mereka berbaur, kita tidak tahu lagi mana orang baik maupun orang jahat," kata Koordinator Keamanan Panitia Jamcab Nunukan ke-III tahun 2010, Kapten Inf Isnanto, Senin (28/6/2010).

Sebanyak 15 personil gabungan yang berasal dari Polres Nunukan, Satuan Polisi Pamong Praja Nunukan, dan Kodim 0911/Nunukan, selalu siaga selama 24 jam di arena Bumi Perkemahan, Aji Muda Makodim 0911/Nunukan.

"Kita secara bergantian bertugas," kata pria yang juga menjabat sebagai Pasi Intel Kodim 0911/Nunukan ini. Para petugas keamanan memiliki posko yang berada berdekatan dengan gapura masuk bumi perkemahan.

"Kita selalu patroli setiap malam dan setiap kegiatan kita pasti ikut," ujarnya. Sejauh ini, pihak keamanan baru menemukan satu kasus gangguan keamanan di areal perkemahan. Pada Minggu (27/6/2010) malam sekitar empat pemuda memaksa meminta uang dari Pengakap, Malaysia.

Keempatnya berhasil diamankan petugas dan dibawa ke Polres Nunukan untuk diproses lebih lanjut. Setelah persitiwa tersebut, pihak keamanan lebih memperketat pengawasan terhadap setiap pengunjung perkemahan.

"Kami juga menghimbau kepada peserta untuk selalu mengamankan diri masing-masing. Tenda jangan dibiarkan dalam keadaan kosong. Kalau tidak ada kegiatan, lebih baik istirahat. Kalau ada benda berharga, lebih baik dititip di sekretariat daripada di tenda tidak terjamin keamannya," ujarnya. (*)