Warga Desa Sungai Limau, berdialog dengan aparat TNI.


Nunukan
- Meskipun letaknya berbatasan darat dengan Malaysia, namun Desa Sungai Limau dan Desa Maspul di Kecamatan Sebatik Barat belum terlayani listrik dari PLN.

Padahal, di Begusung wilayah Malaysia, pemerintah setempat akan mengiliri warganya listrik dengan kapasitas yang besar. "Kita dapat informasi, bulan depan listrik sudah masuk di Begusung. Listriknya langsung dari Tawau, kabelnya dipasang melintas dibawah laut," kata Andi, salah seorang warga Desa Sungai Limau, Senin (31/5/2010).

Komandan Kodim 0911/Nunukan Letkol Inf Drs Basri mengatakan, berangkat dari keprihatinan ini, TNI telah membantu warga dengan tiga unit mesin pembangkit listrik yang dikelola secara swadaya. "Masak di sana terang di sini gelap? Ini kan daerah perbatasan. Makanya TNI membantu mesin di sini," kata Basri.

Bantuan ini sudah direalisasikan sejak tahun 2008 silam melalui program TNI Manunggal Masuk Desa. Dua unit mesin untuk wilayah Desa Sungai Limau, sementara satu unit lainnya digunakan di Desa Maspul. Setiap unit berkekuatan 50 KVA. Ada 350 rumah tangga yang menggunakan listrik tersebut dengan kapasitas rata-rata dua amper. (*)